Mengenal Kolik Pada Bayi Serta Langkah Awal Menanganinya

Bila bayi menangis terus dan apa menit, kemudian menangis lagi dan susah dibujuk.

Ciri Kolik

Menurut IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), ciri kolik diantaranya adalah kedua kaki dan tangan terangkat ke atas perut dengan tangan mengepal dan wajah kemerahan. Tangis terjadi sering di saat malam hari menjelang waktu tidur.

 

Penyebab Kolik

Ada beberapa penyebab yang perlu diketahui. Penelitian membuktikan pada sebagian bayi, kolik disebabkan alergi protein susu sapi. Periksalah apakah ada riwayat alergi pada keluarga dekat, seperti ayah, ibu, paman, bibi, nenek dan kakek. gejala lain yang memperkuat dugaan alergi ialah terdapatnya ruam pada kulit bayi, terutama pada kulit pipi. Kulit pipi bayi tampak seperti bersisik. Bila ada dugaan alergi, pada bayi yang mendapat ASI, ibu dianjurkan untuk tidak mengonsumsi susu sapi dan olahannya, seperti  yoghurt, mentega, keju dan penganan lain yang mengandung susu. Kalau memang penyebabnya alergi susu sapi, tangis bayi akan jauh berkurang. Bila bayi minum susu formula, tersedia beberapa produk formula hipoalergenik yang dapat dikonsumsi bayi untuk sementara.

 

Ibu yang mempunyai bayi kolik bias frustasi. Oleh karena itu, perlu dukungan suami dan kerabat lainnya. yang paling penting adalah ikatan kasih saying antara ibu dan anak. Menyusukan bayi secara eksklusif sampai 6 bulan merupakan metode terbaik pengasuhan bayi, termasuk mencegah kolik.

 

Langkah Awal Penanganan Kolik di Rumah

Bidan Sahabatku mempunyai beberapa tips penanganan awal untuk bayi kolik :

Silahkan tonton video dibawah ini ya Bun..

Semoga Bermanfaat ya Bundaa..

 

 

 

Sumber :

www.idai.or.id

youtbe/bidansahabatku

disunting oleh Bidan Puput

0 Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post