Mencegah Stunting Sejak Catin

Stunting adalah masalah yang masih menjadi perhatian pemerintah Indonesia. Dengan ciri anak bertumbuh lebih pendek daripada anak seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir, Indonesia menempati peringkat ke-4 Tertinggi sedunia dan peringkat tertinggi ke-2 di kawasan Asia Tenggara. Angka kejadian stunting menurut Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2019 menyebutkan prevalensi balita stunting di Indonesia yakni 27,7 %. Jumlah ini masih sangat jauh dari target WHO yang menetapkan angka stunting di sebuah negara tidak boleh lebih dari 20%.

Masalah stunting ini terjadi akibat kekurangan gizi di 1000 Hari pertama kehidupan anak. Masa ini dimulai sejak janin hingga anak berusia 2 tahun. Oleh karena itu, untuk mewujudkan generasi bebas stunting, perlu dipersiapkan sejak masa pra konsepsi atau masa pra nikah.

Selain mempersiapkan acara hari H pernikahan, para Catin perlu mempersiapkan kesehatan yang prima sebelum menikah dan hamil. Ini sangat membantu untuk menurunkan angka stunting di Indonesia.

Ini dia hal yang perlu catin lakukan :

  • Memeriksakan kesehatan sebelum menikah (cek Hb, tekanan darah, apakah ada penyakit seksual menular).
  • Lakukan imunisasi TT untuk calon mempelai wanita
  • Konsumsi asam folat dan tablet tambah darah dua bulan sebelum hamil
  • Hindari diet ketat, minum air putih delapan gelas per hari
  • Untuk calon pengantin pria, hindari merokok
  • Konsumsi makanan yang mengandung zinc agar kualiras sperma menjadi bagus. Bagi pria, mempersiapkan sperma diperlukan waktu 75 hari sebelum konsepsi

 

Jadi, calon pengantin.. peranmu sangat penting untuk pembangunan generasi Indonesia bebas stunting. Yuk, cegah stunting sejak catin!

0 Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post